Variable ialah penampung sebuah data yang sifat datanya dapat berubah-ubah. Pada PHP semua variable dituliskan dengan tanda $ di belakang nama variable. Aturan penamaan variable sama dengan aturan penulisan variable pada bahasa lainnya yaitu :
Berikut ini contoh penamaan variabel PHP :
//penamaan berikut benar
$nama = "Abdillah";
$test123 = "Test";
$_TEST = "Test";
$Test123 = "Test";
//penamaan yang salah
$1Huruf = "B"; //diawali dengan angka
$sw3ar-it = "Again"; //menggunakan karakter "-"
$Tom&Jerry = "Kucing"; // menggunakan karakter "&"
Deklarasi tipe variable biasanya tidak ditentukan oleh programmer.
PHP akan secara otomatis mengubah atau memberi tipe data berdasarkan konteks penggunaannya.
Contoh :
$nama = "Ini tipe String" ; //deklarasi tipe string;
$numeric = 123 ; //deklarasi integer
$numeric = 456.123 ; //Sekarang $numeric bertipe float
$bollean = true ; // deklarasi tipe Boolean
Scope variable
Scope suatu variable adalah di bagian mana dari program variable itu berlaku atau dinyatakan. Penting bagi kita untuk mengetahui scope dari sebuah variable. Variable yang dinyatakan di dalam fungsi memiliki scope lokal saja artinya variable itu hanya dikenali atau digunakan di dalam fungsi itu saja.
Contoh Program PHP dengan Variabel Local:
<?php
$A = 123 ; // variable global
function Test() {
$A = "Test"; // variable local
echo "Nilai A dalam fungsi = $A \n";
}
Test();
echo "Nilai A luar fungsi = $A \n";
?>
Jika dijalankan maka akan tercetak :
Nilai A dalam fungsi = "Test"
Nilai A luar fungsi = 123
Untuk menyatakan suatu variable global dari dalam fungsi dapat digunakan kata kunci global.
Contoh PHP dengan Variabel Global:
<?php
$A = 123 ; // variable global
function Test() {
global $A ; // variable local
echo "Nilai A dalam fungsi = $A \n";
}
Test();
echo "Nilai A luar fungsi = $A \n";
?>
Jika dijalankan maka akan tercetak :
Nilai A dalam fungsi = 123
Nilai A luar fungsi = 123
-----------------------------------------------
PHP memiliki variable-variable yang telah didefinisikan sebelumnya, variable ini digunakan untuk memberikan informasi tentang server , client dan lainlain. Contoh :
1. $DOCUMENT_ROOT : berisi nama direktori root pada server.
2. $SERVER_NAME : berisi nama dari server host di mana script dieksekusi.
Nilainya bisa berupa nama virtual host.
3. $HTTP_USER_AGENT : Berisi informasi tentang client seperti jenis browser dan Sistem Operasinya.
Untuk lebih detailnya, nama-nama variable yang ada dapat anda menggunakan fungsi phpinfo(). Coba anda buat file info.php berikut :
<?php
phpinfo();
?>